Kenali Gigi Anak Rusak Sebelum Berlubang dan Menghitam

Kenali Gigi Anak Rusak Sebelum Berlubang dan Menghitam

Gigi anak yang rusak biasanya diakibatkan karena jarang gosok gigi. Kalau gigi sudah rusak seperti gigi berlubang, bisa menyebabkan nyeri dan infeksi. Bahkan kerusakan gigi juga dapat mempengaruhi pertumbuhan anak.

Gigi anak yang rusak ketika masih gigi susu dapat menimbulkan konsekuensi serius bagi nutrisi, kemampuan bicara, dan perkembangan rahang anak.

Dikutip Raising Children, kerusakan gigi dini mungkin sulit dikenali. Ciri-ciri pertama gigi anak rusak adalah ketika gigi membentuk pita putih kusam di sepanjang garis gusi. Yakni, di pangkal gigi, dekat gusi. Bunda mungkin juga melihat bintik-bintik coklat pada gigi, dan gusi mungkin merah dan bengkak.

Kalau giginya sudah rusak lebih parah, Bunda bisa melihat lubang yang menghitam pada gigi atau gigi yang patah. Jika pembusukan tersebut menyebabkan infeksi, mungkin terlihat benjolan atau jerawat di gusi atau bengkak di sekitar gusi dan wajah.

Christine Frank, DDS, dokter gigi umum, mengatakan gigi rusak ini bisa disebabkan plak, lapisan lengket, dan tidak berwarna yang terbentuk di atas gigi. Meski masih anak-anak juga bisa muncul plak pada gigi mereka.

“Plak mengandung bakteri, dan ketika bakteri ini bercampur dengan gula dalam makanan, itu menciptakan asam yang menggerogoti gigi. Jika tidak ditangani, gigi yang membusuk parah bisa lepas dan rontok, jadi penting untuk mengenali penyebab dan gejala gigi busuk,” kata Frank dilansir dari Health Line.

Membersihkan dan merawat gigi anak sejak dini bisa membentuk kebiasaan gigi yang baik seumur hidup. Frank mengatakan, menyikat dan membersihkan gigi secara teratur diperlukan untuk menghilangkan plak dan menjaga gigi tetap kuat dan sehat. Sikat gigi setidaknya dua kali sehari dan gunakan benang gigi setiap hari. Selain itu, temui dokter gigi dua kali setahun untuk pembersihan gigi profesional.

Namun, membersihkan gigi bukanlah jaminan terhadap kerusakan gigi. Jenis makanan dan minuman yang Bunda berikan kepada anak juga mempengaruhi kesehatan gigi dan perkembangan kerusakan gigi. Kebiasaan makan yang sehat bisa mencegah gigi anak rusak.

Anak-anak membutuhkan berbagai macam makanan dan camilan sehat. Makanan dan minuman yang rendah gula adalah yang terbaik. Hindari memberi anak biskuit atau kue manis. Jika anak memang makan sesuatu yang manis, minum segelas air atau makan makanan yang ramah gigi sesudahnya untuk mengurangi jumlah asam pada gigi anak.