Dinkes & KB Kota Madiun Luncurkan Aplikasi SIST-BrO

Peningkatan pelayanan kesehatan berbasis digital diterapkan oleh Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) Kota Madiun.
Kemarin (14/8), Dinkes luncurkan program aplikasi Sistem Informasi Kesehatan Terpadu Berbasis Online (SIST-BrO) untuk pelayanan pasien di seluruh puskesmas.
Di mana aplikasi itu menyediakan pendaftaran secara online kepada masyarakat. Sehingga, mereka tidak perlu lagi mengantre di puskesmas. Karena ketika pasien melakukan pendaftaran online dapat langsung mengetahui jadwal dan
jam pemeriksaan.
“Masyarakat bisa mengunduh aplikasi ini dengan mudah melalui aplikasi Play Store” kata Kepala
Dinkes dan KB dr AS Wardani.
Dalam kesempatan tersebut, dia juga menjelaskan bagaimana alur pendaftaran pelayanan lewat aplikasi SIST-BrO. Pertama, warga bisa langsung mengunjungi
laman dinkes.madiunkota.go.id. Kemudian pilih menu pendaftaran online puskesmas, lalu klik salah satu puskemas tujuan. Selanjutnya memasukkan nomor induk
kependudukan (NIK) e-KTP atau nomor peserta BPJS.
Di situ nantinya terdapat kolom tanggal. Warga bisa langsung memilih jadwal pemeriksaan. Jika semua tahapan tersebut sudah dilalui, pasien akan
mendapatkan nomor antrean dan waktu pemeriksaan. “Pendaftaran online bisa dilakukan saat H-1 waktu pemeriksaan,” ujar Wardani.
Saat ini, aplikasi SIST-BrO terbatas untuk puskesmas.
Namun, ke depan dinkes dan KB berusaha untuk menerapkannya pada fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang bekerja sama dengan BPJS.
Karena sistem ini tergolong baru, Wardani mengatakan sosialisasi penggunaannya bakal dilakukan di berbagai forum. Seperti posyandu balita, posyandu lansia, serta saat pertemuan kader kesehatan.”Kami mempunyai sekitar 3.000 kader kesehatan yang siap membantu masyarakat dalam penggunaan aplikasi SIST-Bro terangnya.
Wardani menambahkan, penerapan aplikasi SIST-BrO sekaligus merupakan bentuk dukungan menjadikan Kota Madiun sebagai smart city. “Mari kita gunakan aplikasi yang kita buat ini. Karena manfaatnya sangat jelas, yaitu untuk mempermudah akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ucapnya.